Lancarkan lalu lintas
11 Agu 2010 Tinggalkan sebuah Komentar
in lalu lintas, tips Tag:etika, lalu-lintas, tips
Sebisa mungkin kita lancarkan arus lalu lintas dengan berbagai cara, misalnya kita memberi contoh mengikuti etika berkendara yang benar.
Etika berkendara ini saya temukan dihttp://www.astraworld.com/mod/servicecorner/etika.asp Kalau bisa kita sebarkan, maka mari kit asebarkan sama-sama. Semoga dapat mengurangi jumlah orang yang kurang tahu etika berkendara.
Silahkan disimak dan dikomentari, kalau ada yang perlu ditambahkan.
- Patuhi rambu-rambu lalu lintas yang terpasang di sepanjang perjalanan.
- Nyalakan lampu sein saat belok dan pindah jalur, sesuaikan dengan arah yang anda inginkan.
- Pada malam hari dengan jalan lurus, maka nyalakan lampu besar dengan jarak dekat, jangan gunakan lampu jauh karena akan mengganggu pandangan bagi pengendara dari arah berlawanan.
- Nyalakan lampu dim jika anda ingin mendahului pengendara di depan Anda.
- Jangan nyalakan lampu dim dengan frekuensi berlebihan, karena akan memancing kemarahan dan mengganggu konsentrasi pengendara lain di depan anda.
- Jaga jarak aman anda, yaitu sekitar 40~100 meter pada saat anda berkendara dengan kecepatan 80~100 km/jam.
- Sesuaikan kecepatan kendaraan anda dengan pengendara di depan anda.
- Jangan terpancing pengendara lain yang berkendara kebut-kebutan.
- Lakukan pengereman dengan menjaga jarak aman dan hindari mengerem secara mendadak.
- Aktifkan klakson seperlunya. Jangan menyalakan klakson di tempat tertentu dengan rambu lalu lintas yang sudah jelas (Dilarang mengaktifkan klakson).
- Berikan jalan terlebih dahului bagi kendaraan-kendaraan dalam kondisi darurat, seperti: ambulance, pemadam kebakaran, mobil patroli.
- Gunakan lajur kanan saat anda mendahului pengendara lain dan gunakan lajur kiri saat anda berkendara dengan kecepatan normal (batas kecepatan yang disarankan, contoh 60~80 km/jam).
- Tetaplah pada lajur semula pada saat di jalan macet untuk menghindari kemacetan yang lebih parah.
- Nyalakan lampu hazard (lampu darurat) dan pasanglah segitiga pengaman pada bagian depan atau belakang kendaraan anda, sesuaikan dengan dari arah mana kendaraan lain menuju kekendaraan Anda.
- Jangan mendahului kendaraan lain bila Anda ragu-ragu.
Salam Sehati.
+++



