Jalur Mudik Cikarang – Cirebon (5): Rest Area Gubuk Kelapa Muda


Dalam cara pandang yang kasar dan sporadis, musim mudik, tak pelak telah selalu menggenjot transaksi mikro menjadi 100% lebih tinggi. Dana tambahan yang berputar tak lain datang dari THR yang rata-rata nilainya 1 bulan gaji bagi umumnya karyawan. Bagaimana dengan non – karyawan? tentunya juga menerima peningkatan omzet yang datang dari imbas THR itu tadi. Selain omzet yang naik dari bisnis yang sudah jalan, kadang justru usaha yang dijalankan benar-benar baru dan hanya untuk menyambut musim mudik ini.

Salah satunya adalah usaha gubuk istirahat pemudik dengan menyediakan minuman rehidrasi bagi para pemudik yang membutuhkan.

Istirahat adalah sangat penting untuk menjaga kondisi tetap prima, konsentrasi di perjalanan dan pada akhirnya akan mencegah kecelakaan. Bagi pemudik yang menggunakan kendaraan roda 2, istirahat secara berkala adalah vital, karena jarak dan waktu yang ditempuh tidaklah sama dengan kebiasaan perjalanan sehari-hari dari kantor ke rumah, karena tak jarang pemudik harus menempuh lebih dari 500 KM atau lebih dari 10 jam perjalanan yang menuntut konsentrasi dan kondisi prima. Maka ketersediaan Gubuk Istirahat menjadi penolong bagi mereka, selain tentunya menjadi rizki bagi pemiliknya.

Memasuki bulan suci Ramadhan, para pengusaha gubuk istirahat mulai membangun gubuknya. Mencari di lokasi yang strategis, biasanya di kawasan yang jarang rumah penduduknya, di pinggiran pesawahan atau kebun, yang menyediakan lahan yang cukup luas untuk parkir kendaraan, utamanya roda dua. Jumlah gubuk istirahat ini, dalam pengamatan saya bisa berjumlah ratusan, bahkan ribuan yang tersebar sepanjang jalur mudik.

Gubuk yang baru didirikan H-20

Gubuk yang sudah mulai beroperasi di H-20

Bila anda melewati kawasan Indramayu menuju Palimanan, maka dari mulai Lohbener (Celeng) sampai Kertasmaya, akan sering juga didapati gubuk penjual buah mangga dan ikan asin. Gubuk-gubuk ini memang bukan gubuk dadakan,  mereka buka sepanjang tahun, terutama saat musim buah mangga datang.

Mangga yang dijajakan tidak lagi hanya mangga Indramayu (lokal: Cengkir), atau mangga Arumanis, namun sekarang dilengkapi dengan primadona baru varietas mangga budidaya yaitu mangga Gedong Ginchu.

Mangga Gedong Ginchu yang sekarang menjadi favorit

Sayangnya, musim mudik kali ini, sepertinya kurang bertepatan dengan musim mangga, sehingga harga mangga masih belum bisa murah, dan para pemudik harus berpikir 2 kali bila mau membeli mangga dalam jumlah banyak untuk dibawa sebagai tambahan oleh-oleh untuk keluarga yang dituju.

Selamat mudik selamat.

(bersambung)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ekspedisi ALam Liar

...menjemput keindahan alam, blusukan ke pelosok desa

Ardian Kusuma

bike more eat more

Bersepeda itu indah

Memulai Bersepeda bersama dan sampai finish bersama

CATATAN HATI

Torehan Kata Dari Sejuta Asa Tentang Kamu; Cinta

Padepokan Budi Rahardjo

belajar untuk menjadi manusia ...

Coretan Denina

Kezia and Stephan

Info seputar Gadget

Camera, Apple iPhone, Android, Software, Blackberry, Samsung

Anti Miras

Gerakan Nasional Anti Miras < 21 Tahun

Kehidupan Sehari-hari Pemuda/i Kalangan

Dusun Kalangan, Tirtohargo, Kretek, Bantul, Yogyakarta

SUZIE ICUS PERSONAL BLOG

Education is not preparation for life; education is life itself - John Dewey

Alfaris08's Blog

Just another WordPress.com weblog

Ajengkol's Blog

Just another WordPress.com site

Nurcahya Priyonugroho

Ayah Lala dan Lucky, Suami Dyah

ilmanakbar's Life Journal

Berbagi inspirasi dan hal-hal positif dalam hidup

Baca Baja

Baca Saja. Nulis Jarang.

irvankristanto

live and love the life

Labschool Jakarta

Pendidikan Terbaik Putra-Putri Anda