Jadah Tempe Kaliurang


Mudik dan lewat Jogja? Mampir dulu ke Kaliurang untuk merasakan nikmatnya makan jadah tempe di cuaca yang dingin sejuk.

 

jadah tempe 2

Kupoto Dunia

Kalau ke Kaliurang tidak nyobain jadah tempe pasti terasa ada yang kurang. Dari rumah sampai ke warung ini sekitar 25 km, tetapi begitu cepat kita bisa sampai di sini kalau hati sedang berkeinginan.

Jangan lewatkan kesempatan untuk mencoba jadah tempe kaliurang bila sedang ke Jogjakarta. Tentu wisata lain banyak juga di Kaliurang selain wisata kuliner ini. Lava tour salah satu unggulan acara disini. Tour ini marak setelah kejadian luluh lantaknya desa di seputaran merapi karena letusan gunung Merapi.

Wedhus gembel yang indah difoto sebenarnya sangat dahsyat kekuatan menghancurkannya.

Lihat pos aslinya

Iklan

H-3 : Jakarta – Jogja 12 jam


Secara umum perjalanan mudik ini sangat lancar,meski menjadi terhambat karena hujan yang turun cukup deras sejak keluar dari tol Cipularang. Di beberapa tempat hujan ini berhenti total, tapi selang beberapa menit kemudian kembali turun, baik gerimis, setengah deras sampai deras.

Jalan mulus tanpa hambatan tentu dari Cawang sampai Cileunyi. Setelah itu jalan tetap mulus. Nagreg masih normal alias sepi-sepi saja. Polisi terlihat berjaga-jaga di beberapa tempat strategis.

Memasuki Jawa Tengah kondisi jalan berubah total. Terlihat tidak ada pembenahan di jalur selatan wilayah Jawa Tengah. Mungkin dianggap jalan masih layak sehingga prioritas pembenahan dipusatkan ke Pantura, yang selalu sarat dengan masalah macet.

Akhirnya setelah 12 jam mengarungi jalan dengan diiringi hujan yang sangat setia, sampailah di kota Jogja dengan aman dan selamat. Ucapan terima kasih kusampaikan pada teman-teman yang selalu mengikuti perjalananku ini. Doa yang mengalir begitu banyak dari teman-teman yang sehati membuat perjalnan terasa ringan.

Di sepanjang perjalanan sempat berhenti di beberapa tempat. Antara lain di SPBU Terapi Air Hangat. Lokasinya ada di Jl. Pamoyanan Km 81 Ciawi Tasikmalaya.Cukup bayar 5.000 dan bisa mandi sepuasnya di kamar mandi. Kalau mau di kolam air hangat lebih murah lagi. Paling murah tentu kalau hanya ke toilet.

Kalau menjelang buka puasa sampai di lokasi ini, maka kita bisa langsung sambung acara mandi dengan acara buka puasa. Ada resto artistik di samping kolam. Ada juga sebuah masjid kecil yang cukup bersih.

SPBU terapi air hangat ini kalau dari arah Bandung menuju Ciamis, terletak di sebelah kiri jalan. Sebuah tempat yang layak dikunjungi para pemudak maupun pemudik.

Pemberhentian ke dua si Sumpyuh. Ada resto Pringsewu disitu. Sayangnya menu pilihanku kurang pas malam itu. Sop buntutnya keras dan gigiku gak sanggup mencabik-cabik dagingnya. Sempat main juga di stand telkomsel. Kasih kado buat driver berupa pulsa Simpati dan dapet hadiah bantal leher, peta lengkap dengan iklannya dan pijat gratis.

Peta terlengkap tentu yang dikeluarkan Jasa Marga di Pintu Tol. Meskipun penuh iklan juga, tetapi cetakannya jelas dan sangat mudah dibaca. Kualitas kertas dan cetakannya sangat prima.

Di sepanjang jalan juga terlihat banyak iklan yang saling berlomba menarik perhatian masyarakat. Hujan memang sedikit menghambat perjalanan. Meski terlihat beberapa sepeda motor tetap jalan meski hujan dan gelap. Aku tak tahu apakah itu sebuah bentuk komitment yang tinggi untuk mudik atau bentuk kenekadan yang tanpa nerpikir lebih jauh. Salah satu di antara mereka sempat mencium mobil yang kunaiki dan kemudian lari begitu saja.

Gerimis tetap jalan terus

Gerimis tetap jalan terus

Hujan deras juga bukan halangan

Hujan deras juga bukan halangan

Di tempat lain ada Toyota Kijang Inopa yang menyalip dan setelah menyalip penumpangnya langsung membuang sampah melalui jendela sebelah kiri. Tersinggungkah aku? Yah…senyum sajalah sambil geleng-geleng kepala.

Alhamdulillah, sekarang sudah sampai di Jogja dengan selamat, sementara itu berita di detik dot com menyebutkan kalau semua jalan keluar dari Jakarta sangat padat.

21 Kuliner Jogja Pilihan Kuliner Online


21 Kuliner Jogja Pilihan Kuliner Online
by:  Sulastama

Buat Rekans yang akan berwisata kuliner di  Jogja,

Berikut ini 21 lokasi tempat wisata kuliner di Jogja yang siap menguji kecerdasan lidah Anda. Rata-rata makanan Jogja uenak dan harganya affordable.

1. Sega Geneng , Dusun Nengahan, Panggung Harjo, Sewon,  Bantul, telpon 085292095550

Warung sego nggeneng adalah warung makan yang menyajikan gudeg klasik dengan areh yang tidak kental dan sayuran hijaunya menggunakan daun pepaya yang tidak pahit. Sambalnya berupa sambal kacang tholo yang dimasak pedas dengan menggunakan rambak (krecek ndeso). Sedangkan lauknya berupa tahu, tempe, telur, rempelo ati, yang dimasak dengan bumbu besengek dan mangut lele.

Selengkapnya silahkan baca di http://kulineronline.net/2010/06/28/ketika-gudeg-dan-mangut-bersatu-di-sego-nggeneng-mbah-marto/

2. Jejamuran Resto, Jejamuran, Niron, Pandowoharjo, Sleman, Yogyakarta, 55512 telpon 0274 868170

Jejamuran resto adalah sebuah rumah makan dengan keunggulan penggunaan bahan baku utama jamur yang dipadukan dengan menu tradisional. Bahan baku jamur mengandung berbagai macam asam amino, mineral, vitamin dan senyawa bioaktif yang baik bagi kesehatan, jamur juga telah terbukti menaikkan system kekebalan tubuh, menurunkan tekanan darah dan kandungan lemak dalam tubuh, menghambat partumbuhan tumor, antiinflmasi dan antimikroba.

Selengkapnya silahkan baca di http://kulineronline.net/2009/04/02/tongseng-dan-sate-jamur-di-jejamuran-2/

3. Gubug Makan Mang Engking, Jamur, Sendangrejo, Minggir, Sleman, Flexi: 0274-7489732, HP: 085868020045

Warung makan Gubug Mang Engking adalah rumah makan yang sangat terkenal sebagai spesialis masakan udang galah di Yogyakarta. Sebagai menu andalan, sekilo udang bakar madu disajikan dalam 8 tusuk sate udang yang masing-masing terdiri dari 5 ekor udang. Sedangkan menu udang yang lain adalah udang goreng, asam manis, saos tiram dan udang rebus, yang dibagi dalam ukuran udang super [sekilo terdiri dari 12 ekor] dan udang udang standart [sekilo terdiri dari 30 ekor].

Selengkapnya silahkan baca di http://kulineronline.net/2009/05/25/merayakan-ulang-tahun-di-gubug-mang-engking/

4. Sate Karang Pak Prapto , Sate Karang Pak Prapto, Jl. Nyi Pembayun, Lapangan Karang Kota Gede Telp. (0274)7807371 / 4436701

Sate Karang merupakan salah satu ikon kuliner Kota Gede. Disebut Sate Karang karena lokasi penjualannya di Lapangan Karang, Kota Gede. Sate ini dibuat dari daging sapi yang dibumbui saus kacang lalu disajikan bersama lontong dan kuah lodeh. Sate Karang mulai berjualan sejak tahun 1948, dijajakan berkeliling oleh Pak Karyo Semito, ayah Pak Prapto.

Selengkapnya silahkan baca di http://kulineronline.net/2009/09/29/mengudap-nyamlengnya-sate-karang-pak-prapto/

5. Sate Klatak Wedus Mas Barry,  Pasar Jejeran Wonokromo Bantul Telpon 081328800165

Mas Barry merupakan generasi ketiga yang berjualan sate klatak. Sebelumnya, ayahnya Wakidi, juga berjualan di sini. Wakidi meneruskan usaha ayahnya yang bernama Ambyah yang membuka usaha ini pada tahun 1946.

Selengkapnya silahkan baca di http://kulineronline.net/2009/04/02/sate-klatak-wedus-mas-barry/

6. Sate Goreng Ringin Kronggahan, Warung Sate Kambing  Pak Tris , Kronggahan, Mlati, Sleman, Telpon 02746415148

Warung sate kambing Pak Tris Kronggahan dirintis oleh Pak Sutrisno Hadipandoyo pada tahun 1978, dan sejak tahun 1980 mulai berjualan sate goreng, sebelumnya masih berjualan sate bakar seperti warung sate yang lainnya. Sedangkan keahlian memasak sate merupakan warisan turun temurun dari mBah Wongsoredjo yang merupakan kakek Pak Sutrisno.

http://kulineronline.net/2010/04/09/sate-goreng-ringin-kronggahan/

7. Sate Samirono, Jln Colombo 105/ 38, Samirono, Caturtunggal, telpon 0274 541288/ 541287

Sate Samirono lokasinya yang di dekat kampus UGM  dan memiliki  cita rasa sate samirono yang sudah melegenda. Menurut beberapa teman, sate kambing samirono merupakan sate terenak di Jogja.

Selengkapnya silahkan baca di http://kulineronline.net/2009/07/22/sate-samirono/

8. Sate Kambing Pak Karto, Pasar Tempel, Jl. Magelang Lumbungharjo Tempel 081328133606 dan Pasar Tempel Sleman.

Warung sate Pak Karto ada dua tempat, satu di pasar tempel, satu lagi di tepi jalan Jogja Magelang km 18.Citarasa tongseng Pak Karto cukup terkenal di seputaran Turi – Tempel, dan merupakan salah satu menu favoritku kalau mudik ke Jogja. Rasa tongseng Pak Karto paling enak untuk se Jogja, kalau sate tetap sate Samirono.

Selengkapnya silahkan baca di http://kulineronline.net/2009/04/01/menikmati-sate-kambing-pak-karto-pasar-tempel-sleman/

9. Soto Sulung Pak Malik Stasiun Tugu Yogya,  Soto Sulung Pertama di Jogja kompleks Parkir Stasiun Tugu bagian Selatan

Perintis Soto Sulung Stasiun Tugu adalah Pak Malik sejak tahun 1968. Dan sejak bulan Agustus 1970, mereka resmi berjualan soto di kompleks Stasiun Tugu sampai sekarang. Saya sudah cukup lama menjadi pelanggan soto sulung ini, yang rasa sotonya paling nyamleng selama ini menurut saya.

Selengkapnya silahkan baca di http://kulineronline.net/2009/04/01/menikmati-soto-sulung-stasiun-tugu-yogya/

10. Gudeg Bu Hj Amad, Utara Gedung Pusat UGM (Utara Selokan Mataram) Karangasem CT II/ 05, Yogyakarta, Telpon 0274-520049

Gudeg mBarek dirintis oleh Bu Amad pada tahun 1950-an, di sebelah Utara Geografi UGM. Dan sejak tahun 1998 menempati tempat yang sekarang, sebuah rumah megah berlantai dua yang cukup apik, bersih dan tertata rapi, di mBarek sebelah utara Selokan Mataram.

http://kulineronline.net/2009/05/26/menikmati-makan-siang-di-bawah-iringan-musik-di-gudeg-bu-hj-amad/

11. Gudeg Yogya Yu Djum, Jln Wijilan no 31, Yogyakarta

Gudeg Yu Djum terletak di jalan Wijilan no 31. Gudeg Yu Djum ini berdiri pada tahun 1946, beberapa tahun setelah Gudeg Bu Slamet [gudeg pertama di Wijilan, 1942]. Waktu pertama kali berdiri, warung gudeg ini bernama Warung Gudeg Ibu Djuwariah.

Selengkapnya silahkan baca di http://kulineronline.net/2009/07/23/gudeg-yogya-yu-djum/

12. Gudeg Permata Bu Pujo,  Jln Gadjah Mada,   barat Bioskop Permata, Yogyakarta

Warung ini buka setiap hari kecuali hari minggu, sejak jam 21.00-01.00.  Jenis makanan yang tersedia gudeg basah dengan rasa gurih, tidak terlalu manis. Sambal kreceknya pedas. Ayamnya boleh memilih a.l kepala, sayap, gendhing, paha, ati ampela dan telur. Minumnya teh dan jeruk, panas dan es.

Selengkapnya silahkan baca di http://kulineronline.net/2010/04/03/lesehan-di-gudeg-permata-bu-pujo/

13. Bebek Goreng Cak Koting, Warung Makan Cak Koting Bu Meti Jl. Dr. Sutomo “Depan Bioskop Mataram Yogyakarta, Telp : 0274.566.773

Cak Koting adalah satu satu ikon kuliner di Jogja dengan menu special bebek, ada bebek goreng dan bebek bakar. Menu lain yang tersedia antara lain burung dara goreng, lele goreng, sayur lombok hijau dan  tahu/tempe penyet.

Selengkapnya silahkan baca di http://kulineronline.net/2009/04/01/menikmati-bebek-goreng-cak-koting/

14. Bakmi mBah Mo, Dusun Code, Bantul, Telpon 0274-7486989 HP 081548557743

Bakmi mBah Mo dirintis oleh Atmo Wiyono sejak tahun 1986, mulai ramai tahun 1990, bertahap. Bu Mujiyah meneruskan usahanya setelah mBah Mo meninggal. Bakmi mBah Mo tidak membuka cabang di kota lain.

Selengkapnya silahkan baca di http://kulineronline.net/2009/05/26/ngantri-40-demi-sepiring-bakmi-goreng-mbah-mo/

15. Bakmi Kadin, Jln Bintaran Kulon 3-6, Belakang Kantor Kadinda DIY, Jogja Telpon 0274-373396

Bakmi Kadin, merupakan salah satu legenda kuliner di Jogja. Warung Bakmi ini didirikan oleh Haji Karto pada tahun 1947 dan saat ini diteruskan oleh anaknya Rohadi. Nama kadin dipakai karena lokasi warung bakmi ini di jln Bintaran Kulon 3-6 persis terletak di belakang kantor Kadin DIY.

Selengkapnya silahkan baca di http://kulineronline.net/2009/07/22/bakmi-kadin/

16. Bakmi Jawa Pak Geno, Jl. Parangtritis, Pasar Prawirotaman, Yogyakarta Handphone : 081328576550

Bakmi Geno adalah salah satu legenda bakmi jawa di Jogja, mulai berjualan pada tahun 1952 dan sejak September 1988 digantikan oleh anak tertuanya Pak Harjo Geno karena Pak Geno meninggal dunia. Salah satu pelanggan Pak Geno adalah Pak Harto, presiden RI yang kedua.

Selengkapnya silahkan baca di http://kulineronline.net/2009/09/29/napak-tilas-pak-harto-di-bakmi-geno/

17. Bakmi Jawa Pak Rebo Kintelan, Warung Bakmi  Pak Rebo, Jalan Brigjen Katamso 167, selatan SD Kintelan, Yogyakarta telpon 0274-417442

Bakmi Pak Rebo dirintis oleh Pak Rebo pada tahun 1945 dan berjualan di depan SD Kintelan. Pak Rebo merupakan kakak ipar dari  Pak Atmo Wiyono perintis bakmi mBah Mo. Sejak beliau meninggal  usahanya diteruskan istrinya. Istri Pak Rebo dibantu dengan beberapa orang kerabatnya kemudian memindahkan tempat jualannya di tempat permanen di selatan SD Kintelan sampai saat ini.

http://kulineronline.net/2010/03/04/menikmati-bakmi-jawa-pak-rebo-kintelan/

18. Bakmi Jawa mBah Hadi Terban, Utara Pom Bensin Terban (Ex Terminal Terban), Jln C Simanjuntak, Terban, Yogyakarta, Telpon 08122737778 / 08122721670

Bakmi di sini dimasak satu persatu menggunakan anglo berbahan bakar arang. Penggunaan anglo dan cara memasak satu persatu ini diyakini untuk menjaga citarasa bakmi Jawa, meskipun membuat calon pembeli mesti menunggu agak lama. Bakmi mbah Hadi mengoperasikan dua anglo yang masing-masing dioperasikan oleh 2 orang, satu orang khusus mengipasi anglo dan lainnya meracik bahan bakmi dan memasaknya.

Selengkapnya silahkan baca di http://kulineronline.net/2010/01/13/menikmati-bakmi-jawa-mbah-hadi-terban/

19. Mangut Lele Bu Is Jetis, RM Mangut Lele Bu Is, Jln Imogiri Barat km 12, Bulus, Sumberagung, Jetis, Bantul. Telpon 087839175888

Warung mangut Bu Is mulai berjualan tahun 1979.  Menu utama di warung ini ada mangut lele dan lele goreng  yang disajikan bersama dengan urap/ trancam, sambal gongso dan sambal terasi. Urap/ trancamnya terdiri dari daun papaya, bayam, kecambah, ket imun dan daun puyang yang ditemani bumbu parutan kelapa dengan cabai dan gula jawa.

Selengkapnya silahkan baca di http://kulineronline.net/2010/01/13/mangut-lele-bu-is-jetis/

20. Mangut Welut di Pasar Godean, Seberang Gerbang Pasar Godean, Jln Godean Km 15 Yogyakarta

Warung mangut welut ini menyajikan mangut welut dengan bumbu mangut yang lebih pedas karena menggunakan laos. Sedangkan menu tambahan lainnya berupa gudeg, sayur daun singkong, sambal krecek, lele goring, lauk pauk baceman, telur, wader dan krupuk. Minumannya hanya menyediakan teh. Jam buka warung dari jam 6 sore sampai 10 malam.

Selengkapnya silahkan baca di http://kulineronline.net/2010/03/31/menikmati-mangut-welut-di-pasar-godean/

21. Brongkos Warung Ijo Bu Padmo – Pasar Tempel, bawah Jembatan Krasak , Tempel, Sleman.

Warung Ijo Bu Padmo, meskipun tempatnya nyempil di Pasar Tempel dan di bawah jembatan Krasak [sekitar 20 km dari Jogja arah Magelang, layak untuk dikunjungi karena citarasa brongkosnya yang nyamleng, harganya yang reasonable dan menmpunyai sejarah yang panjang dalam memanjakan lidah pecinta brongkos.

Selengkapnya silahkan baca di http://kulineronline.net/2009/04/02/brongkos-warung-ijo/

tomo

http://kulineronline.net/

Lima Tempat Wisata Kuliner di Solo


Buat Rekans yang akan mudik ke Solo,
Berikut ini 5 lokasi tempat wisata kuliner di Solo yang siap menguji kecerdasan lidah Anda. Rata-rata makanan Solo uenak dan harganya affordable.

1. RM Timlo Sastro, Jln Pasar Gede Timur 1-2, Balong, Solo telpon 0271654820
Timlo Balong dirintis pertama kali oleh Pak Sastro yang mulai berjualan pada tahun 1948 dengan menggelar dagangan di perempatan Pasar Gede. Dan sejak tahun 1958 pindah ke tempat yang sekarang di jln Pasar Gede Timur 1-2 Balong. Pada tahun 2002, timlo balong membuka satu- satunya cabang di jalan Dr Supomo Solo, dan sampai saat ini belum membuka cabang di kota lain karena khawatir rasanya akan berubah.
Selengkapnya ada di http://kulineronline.net/2010/01/13/nyamlengnya-timlo-sastro-balong-solo/

2. Gudeg Cakar Bu Kasno, Jln Wolter Monginsidi (depan GKJ Maryoyudan) Solo
Gudeg Bu Kasno atau juga dikenal gudeg Margoyudan terletak di jalan Wolter Monginsidi depan GKJ Margoyudan. Bu Kasmorejo (Bu Kasno) – 65 tahun- berjualan gudeg sejak tahun 1970 bersama dengan karyawan yang masih kerabatnya.
Selengkapnya silahkan baca di http://kulineronline.net/2010/01/12/sarapan-kepagian-di-gudeg-cakar-bu-kusno-margoyudan/

3. GALABO, sebelah timur bundaran Gladag, JL. Mayor Sunaryo depan Beteng Trade Center dan Pusat Grosir Solo.
Galabo merupakan singkatan dari Gladag Langen Bogan. Galabo diresmikan pada hari Minggu 13 April 2008, sebagai salah satu tempat wisata kuliner malam hari di kota Solo. Lokasi ini berada di sebelah timur bundaran Gladag, tepatnya di jalan Mayor Sunaryo di depan Pusat Grosir Solo dan Beteng Trade Center.
Selengkapnya silahkan baca di http://kulineronline.net/2010/01/12/menikmati-makan-malam-di-galabo-solo/

4. Dawet Selasih Bu Watik, Pasar Gede, Solo
Dawet Bu Watik, merupakan salah satu dawet selasih yang sudah lama berjualan di Pasar Gede. Bu Watik, meneruskan usaha ini dari Ibunya [mBah Mantri] sejak 15 tahun yang lalu. mBah Mantri meninggal 1 bulan yang lalu. Dalam sehari, dawet Bu Watik habis 50-60 mangkok perhari kalau sepi sekali, sedangkan kalau ramai bisa sampai 1000 mangkok. Salah satu Manten Presiden RI, Bu Mega pernah menikmati dawet ini ketika sedang berkampanye di Solo.
Selengkapnya silahkan baca di
http://kulineronline.net/2010/01/12/melepas-dahaga-dengan-dawet-selasih-bu-watik/

5. Warung Bebek Goreng H.Slamet Sedahromo Lor RT 01 RW 07, Kartasuro, Sukoharjo
Warung bebek goreng Pak Slamet terletak di Sedahromo Lor RT 01 RW 07 Kartosuro. Pak Slamet mulai berjualan bebek goreng pada tahun 1986 di pinggir jalan Solo-Jogja, dan sejak tahun 1992 pindah ke dalam kampung Sedahromo Lor karena terkena pelebaran jalan.
Selengkapnya silahkan baca di http://kulineronline.net/2010/01/12/nyamlengnya-bebek-goreng-h-slamet-kartosuro/

salam,
tomo
http://kulineronline.net

Jalur Mudik Cikarang – Cirebon (5): Rest Area Gubuk Kelapa Muda


Dalam cara pandang yang kasar dan sporadis, musim mudik, tak pelak telah selalu menggenjot transaksi mikro menjadi 100% lebih tinggi. Dana tambahan yang berputar tak lain datang dari THR yang rata-rata nilainya 1 bulan gaji bagi umumnya karyawan. Bagaimana dengan non – karyawan? tentunya juga menerima peningkatan omzet yang datang dari imbas THR itu tadi. Selain omzet yang naik dari bisnis yang sudah jalan, kadang justru usaha yang dijalankan benar-benar baru dan hanya untuk menyambut musim mudik ini.

Salah satunya adalah usaha gubuk istirahat pemudik dengan menyediakan minuman rehidrasi bagi para pemudik yang membutuhkan.

Istirahat adalah sangat penting untuk menjaga kondisi tetap prima, konsentrasi di perjalanan dan pada akhirnya akan mencegah kecelakaan. Bagi pemudik yang menggunakan kendaraan roda 2, istirahat secara berkala adalah vital, karena jarak dan waktu yang ditempuh tidaklah sama dengan kebiasaan perjalanan sehari-hari dari kantor ke rumah, karena tak jarang pemudik harus menempuh lebih dari 500 KM atau lebih dari 10 jam perjalanan yang menuntut konsentrasi dan kondisi prima. Maka ketersediaan Gubuk Istirahat menjadi penolong bagi mereka, selain tentunya menjadi rizki bagi pemiliknya.

Memasuki bulan suci Ramadhan, para pengusaha gubuk istirahat mulai membangun gubuknya. Mencari di lokasi yang strategis, biasanya di kawasan yang jarang rumah penduduknya, di pinggiran pesawahan atau kebun, yang menyediakan lahan yang cukup luas untuk parkir kendaraan, utamanya roda dua. Jumlah gubuk istirahat ini, dalam pengamatan saya bisa berjumlah ratusan, bahkan ribuan yang tersebar sepanjang jalur mudik.

Gubuk yang baru didirikan H-20

Gubuk yang sudah mulai beroperasi di H-20

Bila anda melewati kawasan Indramayu menuju Palimanan, maka dari mulai Lohbener (Celeng) sampai Kertasmaya, akan sering juga didapati gubuk penjual buah mangga dan ikan asin. Gubuk-gubuk ini memang bukan gubuk dadakan,  mereka buka sepanjang tahun, terutama saat musim buah mangga datang.

Mangga yang dijajakan tidak lagi hanya mangga Indramayu (lokal: Cengkir), atau mangga Arumanis, namun sekarang dilengkapi dengan primadona baru varietas mangga budidaya yaitu mangga Gedong Ginchu.

Mangga Gedong Ginchu yang sekarang menjadi favorit

Sayangnya, musim mudik kali ini, sepertinya kurang bertepatan dengan musim mangga, sehingga harga mangga masih belum bisa murah, dan para pemudik harus berpikir 2 kali bila mau membeli mangga dalam jumlah banyak untuk dibawa sebagai tambahan oleh-oleh untuk keluarga yang dituju.

Selamat mudik selamat.

(bersambung)

Kuliner Solo


Bernostalgia dengan aneka makanan khas Solo yang otentik
(dari milis kuliner Bangomania)

Rindu kampung halaman di Solo ketika Anda berada di Jakarta? Adalah satu keberuntungan Anda berada di kota yang punya seribu kuliner seperti Jakarta. Karena segala macam makanan mulai dari tradisional sampai mancanegara tumpah ruah di sini, termasuk makanan Solo yang otentik. Simak liputan yang berikut.

Ketika mendengan kata Surakarta mungkin Anda tak akan terlalu familiar dibanding dengan Solo. Ya, siapa yang tak kenal kota indah yang dialiri sungai Bengawan Solo ini. Awalnya, kota ini bernama Surakarta namun nama Sala atau Solo mulai populer di masyarakat sejak Belanda memberlakukan struktur pemerintahan dobel di Surakarta akibat perjanjian Giyanti. Perjanjian Giyanti ini membuat pemerintahan Surakarta terpecah menjadi dua yaitu Kasunanan Surakarta dan Kesultanan Yogyakarta. Daerah Kasunanan Surakarta inilah yang akhirnya berkembang menjadi kota Solo. Nama ini diambil dari nama desa tempat berdirinya Keraton Surakarta yaitu Desa Sala.

Hampir semua orang, pastinya mengidentikkan makanan Solo memiliki citarasa makanan yang cenderung manis. “Pada dasarnya, makanan khas Solo memiliki citarasa yang variatif, termasuk gurih. Namun, rasa manis lebih mendominasi,” ungkap William Wongso, pakar kuliner makanan Nusantara. Hanya saja, yang masih terlihat sangat dominan dan menjadi ciri khas makanan Solo adalah adanya penggunaan santan dan gula jawa, serta aneka bumbu lain seperti daun salam, dan serai. Banyaknya desa-desa di kota Solo membuat citarasa dan jenis makanan tradisional semakin variatif.

Akulturasi Budaya.

Variasi rasa masakan khas Solo rupanya juga dipengaruhi oleh sentuhan kuliner Belanda. Salah satu makanan khas Solo yang juga mendapatkan sentuhan kuliner Belanda adalah Bestik Solo. Bestik sendiri merupakan hasil pelafalan lidah pribumi dari bahasa Belanda Biefstuk yaitu masakan yang terbuat dari daging dan sayuran dengan saus sejenis steak. Bestik Jawa merupakan akulturasi masakan Eropa yang disesuaikan dengan lidah lokal. Hasil silang rasa itu telah turun-temurun dan disajikan sebagai menu yang kemudian diklaim sebagai masakan khas Solo.

Salah satu rumah makan yang menyajikan kenikmatan citarasa Bestik Solo adalahWarung Tenda Harjo Bestik di Solo. Menu yang menjadi unggulan di tempat ini adalah Bestik Lidah Sapi. Bestik ini terbuat dari lidah sapi yang dipotong kecil, dan direbus dengan menggunakan kaldu ayam selama 3-4 jam sampai matang. Ketika akan disajikan, Bestik Lidah ini pun disajikan dengan siraman saus yang mirip dengan Brown Sauce.

Jenis makanan lain yang juga menjadi makanan khas kota bengawan ini adalah Sop Timlo. Sop ini merupakan jenis sop berkuah bening dengan bumbu yang minimalis. Dan uniknya, ke dalam sop ini ditambahkan kecap manis sebagai ‘pewarna’ kuah sop. Beberapa orang mungkin lebih familiar dengan sebutan Kimlo, dan nyaris menyamakan kedua jenis Sop ini. Namun, ternyata kedua jenis sop ini berbeda, meski nyaris mirip. Perbedaan yang paling jelas terlihat pada salah satu bahan isian sop ini. Sop Timlo berisi jamur kuping, wortel, bunga sedap malam, soun, dan irisan sosis solo, dan Sop Kimlo tak berisi Sosis Solo tapi Kekian.

“Timlo adalah versi asli Sop khas Solo, sedangkan Kimlo sudah ada campuran aliran Chinese,” tambah William. Jika kebetulan bertandang ke Kota Solo, maka cobalah mampir ke Timlo Sastro di Pasar Gede. Semangkok Timlo Solo yang bening terasa sangat nikmat dengan aneka isian jamur dan wortel yang renyah. Harumnya bunga sedap malam, rupanya menebar aroma tersendiri dalam kuah Timlo ini sedikit berbeda dari Timlo lainnya karena tak menggunakan soun sebagai campurannya.

Populer di Jakarta.

Makanan Solo termasuk jenis makanan yang populer di Jakarta. Beragam makanan tradisional seperti Tengkleng, Tongseng, dan Nasi Liwet, pastinya sudah tak asing lagi di telinga masyarakat Jakarta. Rasanya yang gurih, dan unik membuat aneka menu makanan ini pas di lidah setiap orang.

Tengkleng adalah jenis makanan khas Solo yang tak hanya disukai warga Solo saja, tapi juga penduduk kota lainnya termasuk Jakarta. Tengkleng pada versi original Solo merupakan makanan yang tak bersantan, sedangkan Gule menggunakan campuran santan pada kuahnya. “Tengkleng yang asli Solo itu tak bersantan, yang bersantan itu Gule,” beber William.
Penjual Tengkleng yang paling populer di Solo adalah Tengkleng Bu Edi di Pasar Klewer. Tapi untuk bisa menyantap Tengkleng dan makanan lainnya seperti Soto Nggading, Serabi Notosuman, Nasi Liwet, Kimlo, Oseng-Oseng Mercon, Sosis Solo, Selat Solo, Gado-Gado Solo Anda tak harus jauh-jauh ke Solo. Hampir semua jenis makanan ini sudah bisa didapatkan di Jakarta. Nah, jika tertarik mencicip makanan Solo yang otentik simak beberapa rekomendasi tim Info Kuliner berikut ini ya…

(Ina)

Person quoted: William Wongso (pakar kuliner Nusantara)

* Daftar Rekomendasi Tempat Makan Khas Solo
* Jabodetabek

– Pawon Solo
Jl. Kemang Raya No. 75B, Jakarta Selatan
Telp. (021) 7179 0450
Menu Favorit: Salat Solo, Nasi Liwet, Wedang Tape
Harga: Rp 20 ribu-Rp 30 ribu
Buka: 10.00-20.00 WIB

– Waroeng Solo
Jl. Madrasah No. 14, Jeruk Purut, Jakarta Selatan
Telp. (021) 7884 3144
Menu Favorit: Nasi Liwet, Garang Asem, Ketan Juhur, Wedang Jahe
Harga: Rp 5 ribu-Rp 20 ribu
Buka: 09.00-22.00 WIB

– Dapur Solo
Jl. Danau Sunter Utara R 35, Jakarta Utara
Telp. (021) 640 5812 / 6530 2870
Menu Favorit: Nasi Langgi, Selat Solo, Kue Serabi
Harga: Rp 5 ribu-Rp 30 ribu
Buka: 09.00-22.00 WIB

– Tohjoyo Solo
Belakang Wisma Bakrie, Kuningan Jakarta Selatan
Telp. (021) 884 7102
Menu Favorit: Bebek Khas Solo, Sayur Asem, Ayam Goreng
Harga: Rp 5 ribu-Rp 20 ribu
Buka: 10.00-15.00 WIB

– Resto Solo Gallery dan Rumah Komik
Jl. Pajajaran Indah V, No. R-5, Bogor Jawa Barat (dekat dengan Bogor Medical Center)
Telp. (0251) 375151
Menu Favorit: Nasi Liwet Komplit, Nasi Gudeg Komplit, Selat Solo, Garang Asem
Harga: Rp 10 ribu-Rp 25 ribu
Buka: 10.00-21.00 WIB

– Angkringan Hik Solo Kasirun Solo
Jl. Dermaga Raya 322, Duren Sawit, Jakarta Timur
Hp. 0817 490 7066
Menu Favorit: Nasi Kucing, Ikan Bandeng, Sate Ati Ampela
Harga: Rp 2 ribu-Rp 5 ribu
Buka: 18.00-01.00 WIB

– Tongseng Pak Naryo
Jl. Raya Serpong Km 8, Tangerang
Telp. (021) 5396535
Menu Favorit: Tongseng Kambing, Gule Kambing, Nasi Goreng Kambing
Harga: Rp 12 ribu-Rp 16 ribu
Buka: 08.00-22.30 WIB

– Warung Pak Dadi Solo
Jl. TB. Simatupang, Pasar Rebo Jakarta Timur
Jl. Ciputat Raya Depan Pasar Gintung, Jakarta Selatan
Telp. (021) 8779 6919, 8778 2049, 749 5730
Menu Favorit: Sate Solo, Tongseng dan Tengkleng
Harga: Rp 8 ribu-Rp 12 ribu
Buka: 09.00-21.00 WIB

– Nasi Liwet Solo
Jl. Cendrawasih 7a (dekat perempatan Arteri Pondok Indah),
Telp. (021) 7230 8528
Menu Favorit: Nasi Liwet dan Selat Solo
Harga: Rp 8 ribu-Rp 15 ribu
Buka: 17.00-21.00 WIB

– Rm Bengawan Solo
Ruko Perum Permata Hijau
Telp. (021) 7027 7208
Menu Favorit: Ayam Bakar khas Solo
Harga: Rp 12 ribu
Buka: 10.00-22.00 WIB

– “Pondol”, Podok Es Cendol
Jl. Tanah Abang II No. 109 C-D, Jakarta Pusat
Jl. Muwardi 1/23 Grogol, Jakarta Barat
Telp. (021) 386 1382, 563 4358
Menu Favorit: Nasi Liwet, Gudeg, Selat Solo, Kupat Tahu
Harga: Rp 13 ribu-Rp 20 ribu
Buka: 09.00-21.00 WIB kecuali Minggu s/d 17.00 (Rabu Tutup)

– Rumah Makan Solo
Gading Food City Kelapa Gading, Jakarta Utara
Telp. 0817 788489
Menu Favorit: Gurame Bakar Madu, Tongseng Kambing
Harga: Rp 25 ribu-Rp 75 ribu
Buka: 15.00-24.00 WIB

– Warung Sate Solo “Sumber”
Jl. Ampera Raya (samping IIP)
Jl. Madrasah Raya (Samping Lampu Merah Sawo), Cilandak, Jaksel
Telp. (021) 7884 3832, Hp. 0813 8708 9953
Menu Favorit: Sate Kambing, Sate Ayam, Sop Gule, Tongseng, Nasi Goreng
Harga: Rp 11 ribu-Rp 18 ribu
Buka: 08.00-21.30 WIB

– Warung Anglo
Jl. Bulungan 26, Kebayoran Jakarta Selatan
Telp. (021) 7722 0891
Menu Favorit: Ayam Lombok Rawit dan Sambel Bledeg
Harga: Rp 10 ribu-Rp 55 ribu
Buka: 10.00-22.00 WIB

– RM Madukoro
Jl. Raya Pondok Gede no. 7 A, Halim Perdana Kusuma
Telp. (021) 800 6640, 801 6009
Menu Favorit: Ayam Goreng, Selat Solo, Sambel Krecek dan Sayur Asem
Harga: Rp 1,5 ribu-Rp 80 ribu
Buka: 10.00-21.00 WIB

– Resto 30 “Omah Solo”
Jl. TB. Simatupang
Telp. (021) 9811 3333
Menu Favorit: Oseng-Oseng Mercon, Tengkleng Solo dan Pecel Sego Abang
Harga: Rp 10 ribu-Rp 35 ribu
Buka: 10.00-21.00 WIB

– Sindoro Restoran
Jl. Tanah Abang II No. 13, Jakarta
Telp. (021) 384 9260
Menu Favorit: Bistik Jawa Uraban, Tempe Bacem dan Kering Ikan Kalapan
Harga: Rp 4 ribu-Rp 25 ribu
Buka: 09.00-15.00 WIB

– Pendopo Kemang
Jl. Kemang Selatan no.111
Telp. (021) 718 3731
Menu Favorit: Nasi Langgi, Nasi Gurih
Harga: Rp 5 ribu-Rp 60 ribu
Buka: 10.00-22.00 WIB

– Serabi Notosuman
Ruko Pasar Modern R 72 Pintu Timur BSD City, Tangerang
Telp. (021) 5315 8472
Menu Favorit: Serabi aneka topping
Harga: Rp 2,5 ribu
Buka: 10.00-22.00 WIB

* Solo

– Warung Pecel Ndeso Solo
Jl. Dr. Soepomo 55 Solo
Telp. (0271) 737379
Menu Favorit: Lontong Opor, Pecel Solo, Nasi Liwet
Harga: Rp 8 ribu-Rp 15 ribu
Buka: 07.00-16.00 WIB

– Timlo Sastro
Pasar Gede Timur no. 1 Solo
Telp. (0271) 654820, 736025
Menu Favorit: Nasi Timlo
Harga: Rp 8 ribu-Rp 15 ribu
Buka: 06.30-15.30 WIB

– Warung Makan Tenda Harjo Bestik
Jl. Dr. Radjiman Pasar Kembang
Telp. 0818 0454 4472
Menu Favorit: Bistik Lidah, Bestik Dadar Lidah, Bestik Daging
Harga: Rp 10 ribu-Rp 15 ribu
Buka: 18.00-00.30 WIB

– Nasi Liwet Yu Sani
Jl. Solo Baru, dekat pos polisi Bacem, sebelum pertigaan Solo Baru, Gading
Telp. 0817 441 618
Menu Favorit: Nasi Liwet
Harga: Rp 5 ribu-Rp 12 ribu
Buka: 17.00-23.00 WIB

– Sate Buntel Tambak Segaran
Jl. Sutan Syahrir No. 149, Solo
Telp. (0271) 702 5006, 0852 9341 8580

Menu Favorit: Sate Buntel
Harga: Rp 28 ribu
Buka: 12.00-22.00 WIB

– Tengkleng Bu Edi
Depan Pasar Klewer (dibawah Gapura Pasar Klewer)
Telp. (0271) 651 552

Menu Favorit: Tengkleng
Harga: Rp 15 ribu
Buka: 13.30-16.00 WIB

Info Kuliner – 13-26 Agustus 2010

Facebook: Radityo Djadjoeri
YM: radityo_dj
Twitter: @mediacare
4sq: http://foursquare.com/user/mediacare

Seputar Kuliner di Jogja


Bagi yang berlebaran atau mudik di Jogja, berikut ini saya lampirkan 17 tempat wisata kuliner yang pernah saya kunjungi, untuk detil dari masing-masing warung makannya, bisa dibaca di masing-masing link.

1. Sega Geneng ,

2. Jejamuran Resto,

3. Gubug Makan Mang Engking,

4. Sate Karang Pak Prapto ,

5. Sate Klatak Mas Barry,

6. Soto Sulung Pak Malik Stasiun Tugu Yogya,

7. Gudeg Bu Hj Amad,

8. Gudeg Yogya Yu Djum,

9. Gudeg Permata Bu Pujo ,

10. Bebek Goreng Cak Koting,

11. Bakmi mBah Mo,

12. Bakmi Kadin,

13. Bakmi Geno,

14. Bakmi Jawa Pak Rebo Kintelan,

15. Mangut Lele Bu Is Jetis,

16. Sate Goreng Ringin Kronggahan,

17. Bakmi Jawa mBah Hadi Terban,

Sumber :
kulineronline.net
~tomo~

+++
Warung Mie Sehati “EMIA” baru buka tanggal 12 September 2010.
+++

Contoh makanan berkolesterol yang menggoda.

sumber gambar disini

Previous Older Entries

WongPati

...menjemput keindahan alam, blusukan ke pelosok desa

Cerita Vakansi

a family travel blog

Bersepeda itu indah

Memulai Bersepeda bersama dan sampai finish bersama

CATATAN HATI

Torehan Kata Dari Sejuta Asa Tentang Kamu; Cinta

Padepokan Budi Rahardjo

belajar untuk menjadi manusia ...

Denina Boos's diary

Coretan Denina

Info seputar Gadget

Camera, Apple iPhone, Android, Software, Blackberry, Samsung

Anti Miras

Gerakan Nasional Anti Miras < 21 Tahun

Kehidupan Sehari-hari Pemuda/i Kalangan

Dusun Kalangan, Tirtohargo, Kretek, Bantul, Yogyakarta

SUZIE ICUS PERSONAL BLOG

Education is not preparation for life; education is life itself - John Dewey

Alfaris08's Blog

Just another WordPress.com weblog

Ajengkol's Blog

Just another WordPress.com site

Nurcahya Priyonugroho

Ayah Lala dan Lucky, Suami Dyah

ilmanakbar's Life Journal

Berbagi inspirasi dan hal-hal positif dalam hidup

Baca Baja

Baca Saja. Nulis Jarang.

irvankristanto

live and love the life

Labschool Jakarta

Pendidikan Terbaik Putra-Putri Anda