Tips setelah Mudik


Tips setelah Mudik

Blogger Goweser Jogja

Tips mudik sudah banyak dimuat di berbagai situs internet. Yang mungkin dilupakan adalah tips setelah selesai mudik dan kembali ke kota lagi.

Aku pernah mendapati rumahku kebanjiran saat ditinggal mudik ke Jogja dan semua barang beraroma luar biasa “pesing”, busuk dan juga sampah ada dimana-mana, karena terbawa banjir.

Kondisi semacam itu kudapati waktu aku sampai di Surabaya menjelang sore hari, sehingga aku hanya bisa membersihkan seperlunya saja. Aku tidak sanggup membersihkan semua kekacau balauan rumahku. Pertama karena kecapekan sehabis nyetir seharian, yang kedua waktu sudah menjelang maghrib dan sudah tidak nyaman untuk bersih-bersih di malam hari. Yang penting aku bisa tidur dan besok pagi siap-siap untuk kerja bakti.

Apa jadinya kalau kondisi seperti itu kita dapati saat malam sudah menjelang? Badan capek pingin istirahat dan kondisi rumah tidak memungkinkan untuk istirahat. jadi sangat penting untuk merencanakan saat kita kembali dari mudik menuju kota lagi.

Ini tipsnya bila ingin setelah mudik…

Lihat pos aslinya 1.134 kata lagi

Iklan

Tips Mudik


Tips Mudik

Blogger Goweser Jogja

Periode mudik masih beberapa bulan lagi, tetapi tidak ada salahnya aku ambil tips mudik tahun 2009 dan kumodifikasi dengan beberapa masukan dari teman-teman.

Tips untuk yang mudik memakai MOBIL.

  1. Cek kondisi mobil di bengkel resmi (kecuali anda mempunyai bengkel amatir yang sangat meyakinkan).
  2. Silahkan membawa perlengkapan standard; tools kit, dongkrak, ban serep, kotak P3K, segi 3 pengaman (bukan CD), kunci roda, senter, syukur2 punya pompa electric [sambung dengan colokan listrik]. Ember dan beberapa biji air aqua 1 literan [untuk diminum dan siapa tahu radiator tiba-tiba ngadat dan minta minum terus]
  3. Cek kondisi tubuh. Tanya pada diri sendiri, seberapa kuat kita sanggup menyetir. Kalau tidak yakin sebaiknya pakai sopir profesional (tarif berkisar  150-200 ribu/hari), atau cari co pilot.
  4. Beri briefing pada seluruh peserta mudik, bahwa selama perjalanan wajib pasang muka senyum, karena muka masam tidak bermanfaat dan muka dengan senyum dapat menghilangkan penat di jalan.
  5. Bagi yang mengikuti milis, segera lapor…

Lihat pos aslinya 939 kata lagi

Tips : Menjaga bagasi agar tidak tertukar


Pasti kita sangat jengkel saat pesawat sudah sampai tujuan dan tinggal menunggu kedatangan bagasi tetapi ternyata bagasi kita tidak ada. Bisa jadi ada beberapa penyebab kejadian ini, antara lain adalah sebagai berikut :

1. Keterlambatan kita saat melakukan check ini, sehingga bagasi salah masuk pesawat.

2. Bagasi kita tidak ada identitas yang jelas dan beda dengan bagasi sejenis, sehingga bagasi kita tertukar oleh milik orang lain.

3. Kesalahan pihak pemeriksa bagasi, sehingga orang yang tidak berhak bisa membawa bagasi kita, padahal semua bagasi sudah punya nomor kode yang berbeda.

4. Bagasi kita dicuri orang lain.

packaging bagasi

Terus bagaimana kiatnya agar kemungkinan bagasi kita tertukar menjadi kecil atau menjadi tidak mungkin bisa tertukar lagi?

Ini tipsnya, silahkan disimak

1. Check in sedini mungkin, sehingga penanganan bagasi kita tidak terburu-buru.

2. Jangan bagasikan bawaan kita, usahakan semua bawaan bisa masuk ke bagasi kabin.

3. Beri identitas yang jelas pada bagasi kita. Bisa diberi nama kita, logo perusahaan kita, atau packaging yang berbeda.

4. Usahakan penerbangan langsung tanpa ada pergantian pesawat.

5. ….. (silahkan disi kalau ada ide lain)

Selamat bepergian dan jaga baik-baik bagasi anda. Salam sehati.

identifikasi bagasi

Beri identifikasi yang jelas pada bagasi

Jalan-jalan ke Singapura (1/4)


Diambil dari tulisan pak Ceppi di milis Cikarang baru. Dimuat disini karena banyak isinya yang bermanfaat untuk diketahui semua orang yang ingin berjalan-jalan ke Singapura atau ke luar negeri. Terima kasih sudah mengijinkan dimuat disini pak Ceppi.

Agak malu sih cerita yang beginian, tapi tak apalah. Daripada hanya ditulis di buku harian dan disimpan di lemari…

Pergi ke luar negeri bagi sebagian teman-teman yang bekerja di perusahaan PMA adalah sesuatu yang tidak asing. Apalagi anda yang di tempat kerjanya menyandang satu jabatan penting atau tugasnya di bagian tertentu, pergi ke luar negeri dengan seluruh biaya ditanggung perusahaan tempat kerja, untuk urusan dinas, training atau sekedar mengunjungi pameran pasti sudah sering. Teman-teman yang berpenghasilan lebih, yang mungkin di tempat kerjanya punya jabatan tinggi atau seorang pengusaha mapan, apalagi. Ke luar negeri untuk berlibur, meskipun tidak ada pihak lain yang membiayai, sudah menjadi hal biasa, tak jauh beda dengan orang kebanyakan pergi ke luar kota.

Nah, bagaimana kita yang tidak punya jabatan di perusahaan tempat kerja dan juga berpenghasilan pas-pasan, mau juga pergi ke luar negeri? Untuk berlibur bersama anak-anak atau sekedar ingin tahu bagaimana rasanya ke luar negeri dan melihat seperti apa di sana. Jawabannya ada dalam cerita saya ini.

Berangkat ke luar negeri atas keinginan sendiri dan tentunya seluruh biaya ditanggung sendiri juga tentu sangat berbeda dengan jika kita berangkat atas tugas dari perusahaan tempat kita bekerja. Kita harus mengurus segala sesuatunya sendiri. Dengan modal yang tidak begitu banyak (yang dikumpulkan sekian lama), kita harus memilih semua hal yang dibutuhkan untuk kepergian tersebut yang murah, ekonomis, dan kalau perlu gratis. Tiket pesawat, penginapan, makan dan transportasi selama di sana serta untuk sedikit oleh-oleh…hehehe…cari yang paling murah!

Untuk saya dan istri, rencana pergi ke luar negeri lebih karena bermaksud mengajak anak-anak mengisi waktu liburan mereka, sekaligus memberikan pengalaman baru kepada mereka. Nilai pengalamannya tentu akan berbeda dibandingkan jika kami pergi ke tempat-tempat lain di dalam negeri, meskipun itu belum pernah mereka kunjungi.   

Ke luar negeri, ke mana?

Ke Singapura saja dulu. Selain karena paling dekat, juga saya dan istri sudah pernah ke sana sehingga tidak akan terlalu asing di sana. Karena dekat, biaya tranportasi PP ke Singapura tidak begitu mahal. Pula, negara tersebut memiliki objek-objek wisata yang menarik yang terpusat dalam satu kota karena memang luas wilayah negaranya kecil, di samping terkenal dengan pusat-pusat perbelanjaannya. (Tidak heran, jumlah wisatawan yang berkunjung ke sana tiap tahunnya jauh lebih besar dibanding yang berkunjung ke Indonesia, yang jauh lebih luas wilayahnya. Ironisnya, negara penyumbang wisatawan ke sana terbanyak salah satunya adalah Indonesia… )

Negara kota yang jaraknya dari Jakarta lebih dekat daripada Medan ini memang amat layak dikunjungi oleh kita yang ingin tahu seperti apa negara maju, modern dan kaya. Sehingga, kita pun berharap anak-anak yang kita ajak bisa melihatnya, juga bisa membandingkannya dengan negara kita tercinta.

Dengan melihat dan membandingkan seperti itu…, mata mereka, termasuk Andra dan Sasha, dapat lebih terbuka dan wawasan mereka berkembang dengan mengamati langsung bagaimana bangsa Singapuramengelola negaranya. Mengapa negara Singapura bisa maju dan kaya, serta mengapa Indonesia belum bisa?

Dari situ, mudah-mudahan tumbuh kesadaran serta motivasi dalam diri anak-anak untuk punya keinginan membangun dan memperbaiki negara ini, supaya dapat menyusul ketertinggalan negara kita dari negara tetangga itu.

Sebelum berangkat, kami melakukan persiapan sebaik-baiknya agar rencana perjalanan berjalan lancar. Meskipun sudah beberapa kali ke sana sebelumnya, tetap menurut saya persiapan itu perlu dilakukan. Terutama yang menyangkut anggaran biaya, serta bagaimana memanfaatkan waktu sesuai rencana, total 4 hari 3 malam, bisa berkesan. Singapura kini tentunya telah banyak berubah, dibandingkan dengan terakhir saya ke sana.

Khususnya untuk menyesuaikan dengan budget, kami mempelajari pengalaman-pengalaman wisatawan backpacker yang berwisata ke Singapura, bagaimana berwisata seekonomis mungkin. Sumber infonya dari mana lagi kalau bukan dari internet. Dengan googling di internet kita bisa mendapatkan banyak petunjuk yang dapat membantu kita dalam berkunjung ke sana. Selain itu, kita juga dapat membaca-baca buku panduan berwisata ke Singapura, yang banyak dijual di toko buku sekelas Gramedia.  

Ada 3 hal penting yang kami siapkan sebelum berangkat, yaitu membuat paspor, mencari tiket pesawat, dan mem-booking tempat penginapan di sana. Untuk teman-teman yang biasa tahu beres, karena selalu diurus oleh pihak perusahaan tempat bekerja, prosedur ini tentunya harus dilakukan.

Membuat Paspor

Modal pertama untuk berangkat ke luar negeri dan memasuki negara lain adalah memiliki paspor. Kalau belum punya, tentu kita harus membuatnya terlebih dahulu, di kantor Imigrasi. Katanya, membuat paspor sekarang bisa di Kantor Imigrasi manapun, tidak tergantung tempat tinggal kita. Namun, untuk kita orang Cikarang ini, pilihan terbaik adalah di Kantor Imigrasi Karawang. Tidak terlalu jauh, dan juga jalan menuju ke sana tidak melalui jalur berlalu lintas macet.

Karena paspor saya sudah habis masa berlakunya, saya pun harus membuat baru. Apalagi istri, lebih lama lagi sudah kadaluwarsa. Jadinya, plus anak-anak, kami membuat 4 buah paspor. Dengan biaya sekitar 300 ribu per orang (berapa persisnya istri saya yang tahu), dan dengan menyisihkan sedikit waktu, kami mengurus sendiri tanpa harus menggunakan agen atau biro jasa. Yang penting lengkap persyaratan yang dibutuhkan, seperti KTP, KK, akte kelahiran atau ijazah terakhir. Bagi yang pernah memiliki paspor, paspor lama pun harus diserahkan. Untuk yang berstatus karyawan seperti saya, diminta juga surat rekomendasi/keterangan dari tempat bekerja sebagai kelengkapan bagi pembuatan paspor tersebut. Jadi itu harus disiapkan sebelumnya.

Tiga kali dibutuhkan kita untuk datang ke sana, yaitu kedatangan pertama untuk membeli formulir, mengisi data-data yang diperlukan dan menyerahkan dokumen-dokumen yang menjadi persyaratan. Kedatangan pertama kita bisa juga, berdasarkan informasi, diganti dengan pendaftaran online di situshttp://www.imigrasi.go.id. Kedatangan kedua adalah untuk pemotretan, pengambilan sidik jari dan pembubuhan tanda tangan. Kedatangan yang ketiga sekaligus terakhir adalah untuk mengambil paspor yang sudah jadi.

Kedatangan pertama dan ketiga, hanya istri saya yang berangkat ke Karawang diantar temannya. Sementara untuk kedatangan yang kedua, kami sekeluarga berempat pergi bersama-sama. Namanya juga mau dipotret dan diambil sidik jari, tentu tidak bisa diwakilkan.

Yang menjadi catatan saat kedatangan kedua, kami harus menunggu sampai hampir 3 jam untuk mendapatkan giliran dipanggil masuk ruang pemotretan. Kami datang terlalu pagi, jam 8 kurang sudah ada di sana dan kantor Imigrasi belum buka), sementara pemotretan dimulai dari jam 10.30. Itu pun, anehnya (tidak aneh sih), yang pertama kali masuk ke ruangan pemotretan adalah satu rombongan dengan diantar seseorang yang kami perkiraan agen (calo tepatnya). Padahal mereka datang setelah jam 9.30, jauh terlambat dibanding kami. Capeek deh kita yang sudah nunggu dari sejak kantor belum buka…! Untungnya setelah rombongan tersebut selesai, kamilah yang mendapatkan giliran masuk ke ruangan pemotretan sekaligus interview.

Ada yang sedikit membuat saya dan istri geli. Waktu menunggu, kami memperhatikan ada seorang bapak berpenampilan parlente bagaikan seorang pejabat dengan perut agak buncit keluar masuk ruang pemotretan. Kami pikir sebelumnya dia adalah seorang bos di kantor ini. Ternyata eh ternyata, saat kami berada di dalam ruangan, kami lihat bapak yang tadi adalah petugas yang memotret kami. Lho?…Instansi pemerintah gitu loh…Jadilah kami diambil foto oleh bapak berpenampilan necis tersebut. 

Proses pemotretan disambung dengan pengambilan sidik jari secara digital. Semua sidik jari discan dan direkam datanya. Setelah itu adalah interview. Saya yang duluan dipanggil, setelah itu Andra, Sasha, dan terakhir istri saya. Yang mewawancara kami, orangnya masih muda dan ganteng. Saya jadi teringat dengan Pak David milis Cikbar, agak mirip sih. (memangnya Pak David ganteng?…hehehe…)

Weew…masih muda begini sudah punya jabatan di kantor imigrasi ini…

Dalam wawancara oleh pejabat imigrasi tersebut, kami hanya ditanya tujuan membuat paspor. Ya, tinggal dijawab sesuai tujuan kita. Mau berlibur sekeluarga. Selesai.

Prosesnya paling sekitar 15 menit untuk kami semua. Jauh lebih singkat dibandingkan masa penantian kami yang dari pagi….

Tinggal menunggu beberapa hari paspor siap untuk diambil.

(Bersambung)

Mudik tak perlu tips lagi, sudah ada lengkap di Gadget


Tahun ini terlihat persiapan tim pemantau pemudik tidak seheboh tahun lalu. Mungkin para pemudik sudah lebih canggih teknologinya, sehingga para pemantau pemudik cukup menyediakan berita secukupnya saja. Lebih nyaman untuk memantau akun twitter rekan mereka yang sedang mudik dibanding membaca berita di TV.

Para pemudik yang sudah berbekal waze, maps (Gugel) atau aplikasi social media yang diciptakan untuk para traveller pasti sudah merasa tidak perlu lagi tips mudik yang kadang kala sudah kadaluwarsa. Lihat saja kalau kita search peta mudik 2011, masih saja ketemu peta mudik tahun-tahun lalu.

13139737714905534

Peta Jakarta di Waze

Hal tersebut terjadi karena peta mudik sudah ada di gadget masing-masing. Aplikasi 4Sqr juga dipastikan akan membuat para pemudik merasa begitu dekat. Mereka yang berteman di 4Sqr akan dengan befgitu cepat mengetahui posisi teman, lengkap dengan kondisi terkini yang dialami sang teman.

Update besar-besaran akan dilakukan oleh waze, bila para wazer mengaktifkan record jalan baru di gadget mereka. Akan muncul gambar tandem roller, di layar monitor, yang membuka jalan baru (peta baru) dan server waze akan mencatatnya dalam data base mereka.

13139748971198259471

Foursquare di gadget Ipad

Bagi yang belum mau mengaktifkan gadget mereka dengan aplikasi socmed versi android atau iOS, silahkan nikmati tips di bawah ini.

Ini tipsnya bila ingin setelah mudik masih bisa tersenyum.

  1. Pastikan kita memilih hari arus balik tidak pada saat puncak arus balik
  2. Pastikan saat kita sampai di rumah lagi waktunya bukan tengah malam. Usahakan pagi atau siang hari.
  3. Pastikan hari kembali dari mudik bukan sehari sebelum masuk kerja ,tapi minimal dua hari sebelum masuk kerja lagi, sehingga ada kesempatan untuk tidak “jetlag”.
  4. Bawa oleh-oleh semampu kita untuk tetangga kita. Bisa dihidang saat ada tetangga datang atau kita antar sambil bersilaturahmi dengan tetangga.
Tiga hal di atas sudah cukup memadai untuk diperhatikan. Bila ada masukan lain, silahkan tulis di kolom komentar, sehingga tips ini bisa menjadi makin bermanfaat.
Untuk Tips mudik memakai MOBIL, silahkan simak masukan di bawah ini.
  1. Cek kondisi mobil di bengkel resmi (kecuali anda mempunyai bengkel amatir yang sangat meyakinkan).
  2. Cek spooring kaki-2 (kalau handling mobil gak enak/lari ke kiri/kanan)
  3. Cek balancing roda (kalau naik mobil seperti naik kuda padahal jalan mulus)
  4. No.2&3 tidak harus dilakukan kalau handling masih mantap.
  5. Kempesin semua ban,ganti dengan nitrogen (lebih tahan panas)
  6. Bawa bohlam lampu besar cadangan, pilih yang murah aja sekitar 10rb-an.
  7. Kalau ada tembakau di rumah jangan dibuang, ini untuk kondisi darurat, bila AC mati dan terjebak hujan (oleskan pada kaca bagian dalam). Bisa juga dengan memakai shampo.
  8. Siapkan uang receh yg banyak.
  9. Silahkan membawa perlengkapan standard; tools kit, dongkrak, ban serep, kotak P3K, segi 3 pengaman (bukan CD), kunci roda, senter, syukur2 punya pompa electric [sambung dengan colokan listrik]. Ember dan beberapa biji air aqua 1 literan [untuk diminum dan siapa tahu radiator tiba-tiba ngadat dan minta minum terus]
  10. Cek kondisi tubuh. Tanya pada diri sendiri, seberapa kuat kita sanggup menyetir. Kalau tidak yakin sebaiknya pakai sopir profesional (tarif berkisar  150-200 ribu/hari), atau cari co pilot.
  11. Beri briefing pada seluruh peserta mudik, bahwa selama perjalanan wajib pasang muka senyum, karena muka masam tidak bermanfaat dan muka dengan senyum dapat menghilangkan penat di jalan.
  12. Bagi yang mengikuti milis, segera lapor untuk menonaktifkan kenaggotaan untuk sementara atau minta terima rangkuman imil harian (1 imil satu hari)
  13. Meskipun masih bulan puasa, ada baiknya bawa makanan yang terjamin gizi dan kebersihannya, karena saat mudik banyak warung yang tidak sempat nyuci piring dengan baik [akibat kelarisan]. Warung yang terjamin kebersihannya tapi kurang bergizi adalah fast food fried chicken.
  14. Atur tumpukan barang mulai dari yang paling tidak diperlukan di jalan sampai yang sewaktu-waktu diperlukan di jalan.
  15. Pilih SPBU yang besar untuk ke toilet, jadi kalau ngisi bensin jangan penuh-penuh biar bisa mbagi rejeki ke beberapa pom bensin [ini saran tanpa dasar tapi logis lho..!:-)]. SPBU yang kurekomendasikan adalahSPBU Candimas.
  16. Jangan pernah merasa benar meskipun anda memang berada di jalan yang benar. Risikonya ditabrak orang yang salah jalan, sehingga nggak sampai ke kampung malah masuk rumah sakit. Mengalah setahun sekali banyak pahalanya. Amin.
  17. Menyalip rombongan truk/bus dari kiri kadang bisa membebaskan diri dari stress [karena truk/bisnya jalan bak kura-kura lapar], tapi risiko perlu diperhitungkan masak-masak [lihat item no 16]
  18. Menjelang lebaran, hampir semua majalah (terutama majalah gadget) menyediakan tips untuk mudik. Segera ambil bagian petanya, karena hal sepele ini kadang-kadang diperlukan di jalan.
  19. Pastikan HaPe dalam kondisi full charge. Bila membawa beberapa HaPe, cukup salah satu atau salah dua yang dihidupkan. Bila dianggap perlu beli kartu perdana beberapa biji [dari beberapa operator], sehingga selalu dapat sinyal dimanapun berada.
  20. Pastikan pamit dengan pak RT dan Satpam, sehingga mereka tahu kalau kita sudah tidak di rumah lagi. Tinggalkan nomor hape yang bisa dihubungi. Syukur-syukur bisa ninggalin sangu buat satpam.
  21. Pilih waktu berangkat sesuai kebiasan anda menyetir, atau kebiasaan sopir menyetir. Berangkat pagi dapat menikmati perjalanan, tetapi lambat. Berangkat malem lebih cepat tapi ada bahaya ngantuk. Bila bingung, sholat dulu, minta petunjuk pada Tuhan.
  22. Sebelum berangkat, pastikan lagi semua kabel listrik sudah tercabut dari colokannya [lemari es, tivi, setrikaan, radio, dll]. Regulator tabung gas sudah dilepas dari tabungnya. Semua pintu sudah terkunci. Taruh sandal beberapa biji di depan pintu [mengesankan ada orang di dalam]. Bila memungkinkan pasang lampu sensor [malam nyala dan siang mati].
  23. Bila berlangganan koran, pastikan sudah bilang sama agen agar tidak mengirim koran sampai ada pemberitahuan lebih lanjut.
  24. Bawa ID Card [KTP, SIM, STNK] yang berlaku [pasport gak usah dibawa gak papa]
  25. Berdoa sebelum berangkat. Berdoa sepanjang jalan dan bersyukur bila sudah sampai dengan selamat.
  26. Bagi yang membawa anak kecil, pastikan semua keperluan dan kebiasaan anak sudah kita pahami, sehingga kita sudah punya jadwal kapan berhenti dan apa saja yang perlu dibawa untuk mengatasi kerewelan anak.
  27. Bagi pengguna Android, Blackberry, Ipad, silahkan menjalankan aplikasi waze untuk memantau perjalanan. Bisa juga dengan fasilitas Google Maps.

Bagi pemudik dengan sepeda motor, ada beberapa contekan dari bengkel AHM. Ini tipsnya :

  1. Pastikan kondisi badan sehat. Lakukan pemanasan fisik dan persiapan mental/emosi.
  2. Gunakan perlengkapan standard [helm full/half face, sarung tangan, jaket berwarna terang]
  3. Siapkan perlengkapan standard [kunci pas/busi, tang, obeng min-plus, lap dan peta mudik]
  4. Masukkan dulu ke bengkel resmi, untuk pemeriksaan lengkap [bensin, fuel meter, aki, kelistrikan, oli, ban, trantai, rem, kebocoran oli, lampu, kaca spion dan klakson]
  5. Istirahat setiap 1-1,5 jam perjalanan. Cari tempat yang bersih untuk ISHOMA [pom bensin besar, warung fast food, dll] hindari warung yang terlalu laris [nyucinya sering kelupaan], jadi bagi-bagi rejeki ke warung yang kurang laris [tapi bersih dan murah]
  6. Cukup dua orang untuk satu sepeda motor, jangan emmaksakan diri untuk mengajak anak kecil
  7. Berhenti jika ingin menerima talipon [HaPe]
  8. Tidak salah membawa jas hujan
  9. Saat jalan beriringan, jaga jarak aman dan hindari ngobrol dengan pengendara lain. Kalau nggak kepaksa, jangan nyalip deh [apalagi dari sisi kiri]
  10. Di jalan bergelombang, pakai posisi off roader [pantat diangkat sedikit, sehingga kaki ikut menjadi peredam kejut]
  11. Pastikan HaPe dalam kondisi full charge. Bila membawa beberapa HaPe, cukup salah satu atau salah dua yang dihidupkan. Bila dianggap perlu beli kartu perdana beberapa biji [dari beberapa operator], sehingga selalu dapat sinyal dimanapun berada. Jangan lupa bawa chargernya.
  12. Ini yang sulit; bawa barang secukupnya, sesuaikan dengan kemampuan motor atau risiko motor tak terkendali akan menimpa anda.
  13. Sabar dan jauhkan emosi sesaat, patuhi rambu-rambu lalin. Biarkan orang lain tidak patuh, tapi anda HARUS PATUH ! [ngerti nggak??!?? He..he..he.. kok malah aku yang emosi…!:-)]
  14. Pastikan pamit dengan pak RT dan Satpam, sehingga mereka tahu kalau kita sudah tidak di rumah lagi. Tinggalkan nomor hape yang bisa dihubungi. Syukur-syukur bisa ninggalin sangu buat satpam.
  15. Sebelum berangkat, pastikan lagi semua kabel listrik sudah tercabut dari colokannya [lemari es, tivi, setrikaan, radio, dll]. Regulator tabung gas sudah dilepas dari tabungnya. Semua pintu sudah terkunci. Taruh sandal beberapa biji di depan pintu [mengesankan ada orang di dalam]. Bila memungkinkan pasang lampu sensor [malam nyala dan siang mati].
  16. Bila berlangganan koran, pastikan sudah bilang sama agen agar tidak mengirim koran sampai ada pemberitahuan lebih lanjut.
  17. Bawa ID Card [KTP, SIM, STNK] yang berlaku
  18. Bagi yang ikut milis, segera lapor untuk menonaktifkan keanggotaan untuk sementara atau minta terima rangkuman imil harian (1 imil satu hari)
  19. Berdoalah sebelum melakukan perjalanan.
  20. Bersyukur di setiap saat.

seputar mudik

Mari berbagi tips mudik. Semoga bermanfaat bagi kita semua. Amin.

Salam SEHATI

+++

Foto dari internet
Artikel dari Kompasiana

Lancarkan lalu lintas


Sebisa mungkin kita lancarkan arus lalu lintas dengan berbagai cara, misalnya kita memberi contoh mengikuti etika berkendara yang benar.

Etika berkendara ini saya temukan dihttp://www.astraworld.com/mod/servicecorner/etika.asp Kalau bisa kita sebarkan, maka mari kit asebarkan sama-sama. Semoga dapat mengurangi jumlah orang yang kurang tahu etika berkendara.

Silahkan disimak dan dikomentari, kalau ada yang perlu ditambahkan.

  1. Patuhi rambu-rambu lalu lintas yang terpasang di sepanjang perjalanan.
  2. Nyalakan lampu sein saat belok dan pindah jalur, sesuaikan dengan arah yang anda inginkan.
  3. Pada malam hari dengan jalan lurus, maka nyalakan lampu besar dengan jarak dekat, jangan gunakan lampu jauh karena akan mengganggu pandangan bagi pengendara dari arah berlawanan.
  4. Nyalakan lampu dim jika anda ingin mendahului pengendara di depan Anda.
  5. Jangan nyalakan lampu dim dengan frekuensi berlebihan, karena akan memancing kemarahan dan mengganggu konsentrasi pengendara lain di depan anda.
  6. Jaga jarak aman anda, yaitu sekitar 40~100 meter pada saat anda berkendara dengan kecepatan 80~100 km/jam.
  7. Sesuaikan kecepatan kendaraan anda dengan pengendara di depan anda.
  8. Jangan terpancing pengendara lain yang berkendara kebut-kebutan.
  9. Lakukan pengereman dengan menjaga jarak aman dan hindari mengerem secara mendadak.
  10. Aktifkan klakson seperlunya. Jangan menyalakan klakson di tempat tertentu dengan rambu lalu lintas yang sudah jelas (Dilarang mengaktifkan klakson).
  11. Berikan jalan terlebih dahului bagi kendaraan-kendaraan dalam kondisi darurat, seperti: ambulance, pemadam kebakaran, mobil patroli.
  12. Gunakan lajur kanan saat anda mendahului pengendara lain dan gunakan lajur kiri saat anda berkendara dengan kecepatan normal (batas kecepatan yang disarankan, contoh 60~80 km/jam).
  13. Tetaplah pada lajur semula pada saat di jalan macet untuk menghindari kemacetan yang lebih parah.
  14. Nyalakan lampu hazard (lampu darurat) dan pasanglah segitiga pengaman pada bagian depan atau belakang kendaraan anda, sesuaikan dengan dari arah mana kendaraan lain menuju kekendaraan Anda.
  15. Jangan mendahului kendaraan lain bila Anda ragu-ragu.

Salam Sehati.

+++

Siap membantu melancarkan lalu lintas jalan raya

Siap membantu melancarkan lalu lintas jalan raya

Info Mudik 2010


Setiap tahun acara mudik tidak pernah hilang dari agenda masyarakat Indonesia. Kemanapun kita berada, maka saat lebaran adalah saat paling tepat untuk bertemu keluarga jauh, teman dekat yang lama tidak bertemu dan nostalgia yang selalu ingin dikenang.

Jadi tidak ada salahnya aku ambil tips mudik tahun 2009 dan kumodifikasi dengan beberapa masukan dari teman-teman.

Tips untuk yang mudik memakai MOBIL.

  1. Cek kondisi mobil di bengkel resmi (kecuali anda mempunyai bengkel amatir yang sangat meyakinkan).
  2. Silahkan membawa perlengkapan standard; tools kit, dongkrak, ban serep, kotak P3K, segi 3 pengaman (bukan CD), kunci roda, senter, syukur2 punya pompa electric [sambung dengan colokan listrik]. Ember dan beberapa biji air aqua 1 literan [untuk diminum dan siapa tahu radiator tiba-tiba ngadat dan minta minum terus]
  3. Cek kondisi tubuh. Tanya pada diri sendiri, seberapa kuat kita sanggup menyetir. Kalau tidak yakin sebaiknya pakai sopir profesional (tarif berkisar  150-200 ribu/hari), atau cari co pilot.
  4. Beri briefing pada seluruh peserta mudik, bahwa selama perjalanan wajib pasang muka senyum, karena muka masam tidak bermanfaat dan muka dengan senyum dapat menghilangkan penat di jalan.
  5. Bagi yang mengikuti milis, segera lapor untuk menonaktifkan kenaggotaan untuk sementara atau minta terima rangkuman imil harian (1 imil satu hari)
  6. Meskipun masih bulan puasa, ada baiknya bawa makanan yang terjamin gizi dan kebersihannya, karena saat mudik banyak warung yang tidak sempat nyuci piring dengan baik [akibat kelarisan]. Warung yang terjamin kebersihannya tapi kurang bergizi adalah fast food fried chicken.
  7. Atur tumpukan barang mulai dari yang paling tidak diperlukan di jalan sampai yang sewaktu-waktu diperlukan di jalan.
  8. Pilih SPBU yang besar untuk ke toilet, jadi kalau ngisi bensin jangan penuh-penuh biar bisa mbagi rejeki ke beberapa pom bensin [ini saran tanpa dasar tapi logis lho..!:-)]. SPBU yang kurekomendasikan adalah SPBU Candimas.
  9. Jangan pernah merasa benar meskipun anda memang berada di jalan yang benar. Risikonya ditabrak orang yang salah jalan, sehingga nggak sampai ke kampung malah masuk rumah sakit. Mengalah setahun sekali banyak pahalanya. Amin.
  10. Menyalip rombongan truk/bus dari kiri kadang bisa membebaskan diri dari stress [karena truk/bisnya jalan bak kura-kura lapar], tapi risiko perlu diperhitungkan masak-masak [lihat item no 9]
  11. Menjelang lebaran, hampir semua majalah (terutama majalah gadget) menyediakan tips untuk mudik. Segera ambil bagian petanya, karena hal sepele ini kadang-kadang diperlukan di jalan.
  12. Pastikan HaPe dalam kondisi full charge. Bila membawa beberapa HaPe, cukup salah satu atau salah dua yang dihidupkan. Bila dianggap perlu beli kartu perdana beberapa biji [dari beberapa operator], sehingga selalu dapat sinyal dimanapun berada.
  13. Pastikan pamit dengan pak RT dan Satpam, sehingga mereka tahu kalau kita sudah tidak di rumah lagi. Tinggalkan nomor hape yang bisa dihubungi. Syukur-syukur bisa ninggalin sangu buat satpam.
  14. Pilih waktu berangkat sesuai kebiasan anda menyetir, atau kebiasaan sopir menyetir. Berangkat pagi dapat menikmati perjalanan, tetapi lambat. Berangkat malem lebih cepat tapi ada bahaya ngantuk. Bila bingung, sholat dulu, minta petunjuk pada Tuhan.
  15. Sebelum berangkat, pastikan lagi semua kabel listrik sudah tercabut dari colokannya [lemari es, tivi, setrikaan, radio, dll]. Regulator tabung gas sudah dilepas dari tabungnya. Semua pintu sudah terkunci. Taruh sandal beberapa biji di depan pintu [mengesankan ada orang di dalam]. Bila memungkinkan pasang lampu sensor [malam nyala dan siang mati].
  16. Bila berlangganan koran, pastikan sudah bilang sama agen agar tidak mengirim koran sampai ada pemberitahuan lebih lanjut.
  17. Bawa ID Card [KTP, SIM, STNK] yang berlaku [pasport gak usah dibawa gak papa]
  18. Berdoa sebelum berangkat. Berdoa sepanjang jalan dan bersyukur bila sudah sampai dengan selamat.
  19. Bagi yang membawa anak kecil, pastikan semua keperluan dan kebiasaan anak sudah kita pahami, sehingga kita sudah punya jadwal kapan berhenti dan apa saja yang perlu dibawa untuk mengatasi kerewelan anak.

Bagi pemudik dengan sepeda motor, ada beberapa contekan dari bengkel AHM. Ini tipsnya :

  1. Pastikan kondisi badan sehat. Lakukan pemanasan fisik dan persiapan mental/emosi.
  2. Gunakan perlengkapan standard [helm full/half face, sarung tangan, jaket berwarna terang]
  3. Siapkan perlengkapan standard [kunci pas/busi, tang, obeng min-plus, lap dan peta mudik]
  4. Masukkan dulu ke bengkel resmi, untuk pemeriksaan lengkap [bensin, fuel meter, aki, kelistrikan, oli, ban, trantai, rem, kebocoran oli, lampu, kaca spion dan klakson]
  5. Istirahat setiap 1-1,5 jam perjalanan. Cari tempat yang bersih untuk ISHOMA [pom bensin besar, warung fast food, dll] hindari warung yang terlalu laris [nyucinya sering kelupaan], jadi bagi-bagi rejeki ke warung yang kurang laris [tapi bersih dan murah]
  6. Cukup dua orang untuk satu sepeda motor, jangan emmaksakan diri untuk mengajak anak kecil
  7. Berhenti jika ingin menerima talipon [HaPe]
  8. Tidak salah membawa jas hujan
  9. Saat jalan beriringan, jaga jarak aman dan hindari ngobrol dengan pengendara lain. Kalau nggak kepaksa, jangan nyalip deh [apalagi dari sisi kiri]
  10. Di jalan bergelombang, pakai posisi off roader [pantat diangkat sedikit, sehingga kaki ikut menjadi peredam kejut]
  11. Pastikan HaPe dalam kondisi full charge. Bila membawa beberapa HaPe, cukup salah satu atau salah dua yang dihidupkan. Bila dianggap perlu beli kartu perdana beberapa biji [dari beberapa operator], sehingga selalu dapat sinyal dimanapun berada. Jangan lupa bawa chargernya.
  12. Ini yang sulit; bawa barang secukupnya, sesuaikan dengan kemampuan motor atau risiko motor tak terkendali akan menimpa anda.
  13. Sabar dan jauhkan emosi sesaat, patuhi rambu-rambu lalin. Biarkan orang lain tidak patuh, tapi anda HARUS PATUH ! [ngerti nggak??!?? He..he..he.. kok malah aku yang emosi…!:-)]
  14. Pastikan pamit dengan pak RT dan Satpam, sehingga mereka tahu kalau kita sudah tidak di rumah lagi. Tinggalkan nomor hape yang bisa dihubungi. Syukur-syukur bisa ninggalin sangu buat satpam.
  15. Sebelum berangkat, pastikan lagi semua kabel listrik sudah tercabut dari colokannya [lemari es, tivi, setrikaan, radio, dll]. Regulator tabung gas sudah dilepas dari tabungnya. Semua pintu sudah terkunci. Taruh sandal beberapa biji di depan pintu [mengesankan ada orang di dalam]. Bila memungkinkan pasang lampu sensor [malam nyala dan siang mati].
  16. Bila berlangganan koran, pastikan sudah bilang sama agen agar tidak mengirim koran sampai ada pemberitahuan lebih lanjut.
  17. Bawa ID Card [KTP, SIM, STNK] yang berlaku
  18. Bagi yang ikut milis, segera lapor untuk menonaktifkan keanggotaan untuk sementara atau minta terima rangkuman imil harian (1 imil satu hari)
  19. Berdoalah sebelum melakukan perjalanan.
  20. Bersyukur di setiap saat.

Semoga selamat sampai di tujuan.

Amin.

+++

Tambahan tips mudik dari pak Ipung YumniBiz.

Selain tips-2 dari sumber lain yg sifatnya umum dan biasanya sama/seragam tipsnya,tidak ada salahnya kalau saya coba sharing ke rekan-2 tips mudik jarak jauh
  1. Cek spooring kaki-2 (kalau handling mobil gak enak/lari ke kiri/kanan)
  2. Cek balancing roda (kalau naik mobil seperti naik kuda padahal jalan mulus)
  3. No.1&2 tdk hrs dilakukan kalau handling masih mantap.
  4. Kempesin semua ban,ganti dengan nitrogen (lebih tahan panas)
  5. Bawa bohlam lampu besar cadangan, pilih yang murah aja sekitar 10rb-an.
  6. Kalau ada tembakau di rumah jangan dibuang, ini untuk kondisi darurat, bila AC mati dan terjebak hujan (oleskan pada kaca bagian dalam). Bisa juga dengan memakai shampo.
  7. Siapkan uang receh yg banyak.

+++

Mari berbagi tips mudik. Semoga bermanfaat bagi kita semua. Amin.

Salam SEHATI

+++

Peta Mudik 2010 dapat diambil disini

Explore Pati

...menjemput keindahan alam, blusukan ke pelosok desa

Cerita Vakansi

a family travel blog

Bersepeda itu indah

Memulai Bersepeda bersama dan sampai finish bersama

CATATAN HATI

Torehan Kata Dari Sejuta Asa Tentang Kamu; Cinta

Padepokan Budi Rahardjo

belajar untuk menjadi manusia ...

Denina Boos's diary

Coretan Denina

Info seputar Gadget

Camera, Apple iPhone, Android, Software, Blackberry, Samsung

Anti Miras

Gerakan Nasional Anti Miras < 21 Tahun

Kehidupan Sehari-hari Pemuda/i Kalangan

Dusun Kalangan, Tirtohargo, Kretek, Bantul, Yogyakarta

SUZIE ICUS PERSONAL BLOG

Education is not preparation for life; education is life itself - John Dewey

Alfaris08's Blog

Just another WordPress.com weblog

Ajengkol's Blog

Just another WordPress.com site

Nurcahya Priyonugroho

Ayah Lala dan Lucky, Suami Dyah

ilmanakbar's Life Journal

Berbagi inspirasi dan hal-hal positif dalam hidup

Baca Baja

Baca Saja. Nulis Jarang.

irvankristanto

live and love the life

Labschool Jakarta

Pendidikan Terbaik Putra-Putri Anda